PRINCE2 untuk Eksekutif
by Oxford
📖 Tentang buku
PRINCE2 untuk Eksekutif (mengacu pada metodologi PRINCE2 yang awalnya dikembangkan oleh pemerintah Inggris dan kini dikelola oleh AXELOS/Oxford) berfokus pada Pengawasan dan Tata Kelola proyek-proyek kompleks. Berbeda dari panduan yang lebih berorientasi pada perencanaan tingkat operasional, karya ini dirancang khusus untuk sponsor senior dan anggota dewan. Buku ini menawarkan kerangka kerja yang ketat untuk memastikan setiap proyek memiliki Justifikasi Bisnis Berkelanjutan dan bahwa tim eksekutif memiliki informasi yang diperlukan untuk pengambilan keputusan penting go/no-go sepanjang siklus proyek.
Metodologi ini berpusat pada Tujuh Prinsip, Tujuh Tema, dan Tujuh Proses. Konsep utama adalah Manajemen Berdasarkan Ekspektasi, di mana eksekutif menetapkan toleransi (untuk waktu, biaya, kualitas, dan risiko) dan hanya turun tangan ketika proyek menyimpang dari rencana. PRINCE2 menekankan peran Dewan Proyek dan pembagian tanggung jawab yang jelas antara sponsor, pengguna, dan pemasok. Kerangka ini juga menekankan Perencanaan Berbasis Produk dan pentingnya 'Pelajaran yang Dipetik' untuk memastikan peningkatan berkelanjutan dalam kemampuan pengiriman proyek organisasi.
Buku ini menjadi bacaan penting bagi eksekutif senior, pejabat pemerintah, dan sponsor proyek di perusahaan besar. Pembaca akan mendapatkan wawasan tentang bagaimana memberikan Pengawasan Strategis secara efektif tanpa terjebak dalam mikro-manajemen. Aplikasi praktisnya meliputi penggunaan Kasus Bisnis sebagai dokumen hidup untuk memantau nilai proyek dan menerapkan Review Gerbang formal di akhir setiap tahap manajemen. Dengan mengikuti model PRINCE2, para pemimpin dapat secara signifikan mengurangi risiko kegagalan proyek dan memastikan semua inisiatif perusahaan tetap selaras dengan prioritas strategis perusahaan.
💡 Poin penting
Laksanakan Manajemen Berdasarkan Ekspektasi dengan menetapkan toleransi yang jelas untuk manajer proyek Anda, sehingga Anda dapat fokus pada pengawasan strategis hanya saat proyek menyimpang dari rencana.
Pastikan Justifikasi Bisnis Berkelanjutan dengan mewajibkan Kasus Bisnis yang kokoh untuk setiap inisiatif, yang harus divalidasi kembali secara formal di akhir setiap tahap manajemen.
Tentukan Peran dan Tanggung Jawab yang Jelas di seluruh Dewan Proyek agar pengguna, pemasok, dan sponsor bisnis semuanya terwakili dan bertanggung jawab atas keberhasilan proyek.