Getting to Yes with Yourself
by William Ury
📖 Tentang buku
Getting to Yes with Yourself (dan Lawan Berharga Lainnya) karya William Ury, penulis bersama dari buku klasik 'Getting to Yes,' menyatakan bahwa hambatan terbesar dalam negosiasi yang sukses seringkali berasal dari Diri Sendiri. Buku ini menawarkan kerangka kerja yang ketat untuk Diplomasi Batin, mengajarkan pemimpin bahwa mereka harus terlebih dahulu mencapai kesepakatan internal sebelum mampu mempengaruhi pihak luar secara efektif atau mengatasi krisis pasar.
Metodologi ini mengidentifikasi Enam Langkah Menuju 'Ya' Internal, termasuk 'Letakkan Dirimu dalam Posisi Mereka' (mendengarkan diri sendiri) dan 'Kembangkan BATNA Internal' (ketergantungan pada diri sendiri). Ury menegaskan pentingnya Menerima Realitas dan menjelaskan cara untuk 'Mengubah Perspektif' tentang dunia dari yang penuh kekurangan menjadi berkelimpahan. Ia memperkenalkan konsep Menghormati Orang Lain bahkan saat mereka sulit diajak bekerja sama dan memberikan strategi untuk mengelola 'Dorongan Reaktif.' Fokus dari buku ini adalah peralihan dari 'Self-Sabotage' menuju Negosiasi Berdaulat.
Buku wajib dibaca bagi para eksekutif di posisi bertekanan tinggi dan mediator konflik. Pembaca akan mendapatkan manfaat dari belajar bagaimana menjaga Ketabahan di Bawah Tekanan. Aplikasi praktis termasuk menggunakan 'Balcony Inner' untuk observasi diri dan menerapkan ritual Pemimpin Diri Berprinsip. Dengan menguasai wawasan Ury, para pemimpin dapat menghilangkan gesekan internal yang merusak pengambilan keputusan mereka, memastikan mereka menanggapi setiap peluang bisnis dengan pikiran jernih dan niat strategis yang stabil.
💡 Poin penting
Prioritaskan Kesepakatan Internal sebagai syarat utama dalam negosiasi eksternal berskala besar, dengan menyadari bahwa konflik internal memproyeksikan kelemahan dan inkonsistensi kepada lawan bicara.
Kembangkan BATNA Internal (Alternatif Terbaik yang Dapat Dihasilkan) dengan menumbuhkan rasa harga diri yang independen dari hasil proyek atau kesepakatan tertentu.
Latih Pengamatan Diri Secara Radikal, menggunakan teknik 'Balcony' untuk menjauhkan diri secara emosional dari situasi bertekanan tinggi dan menjaga objektivitas strategis Anda.